Ababilnews.com - Benjolan di punggung merupakan suatu kondisi yang bisa dialami siapa saja. Meski terbilang umum dan biasanya tidak disebabkan oleh kondisi medis yang berbahaya, Namun Anda harus tetap waspada. Apalagi jika munculnya benjolan di punggung disertai keluhan lain yang sangat mengganggu.
 |
| 5 Penyebab Benjolan di Punggung Yang Harus Anda Ketahui |
Benjolan di punggung dapat bervariasi dalam berbagai ukuran, tekstur dan bentuk. Biasanya benjolan ini tidak terlalu berbahaya bila ukurannya tidak besar, atau tidak disertai rasa sakit dan keluhan lain.
Ada banyak hal yang menyebabkan munculnya benjolan di punggung, mulai dari infeksi, reaksi alergi, kelainan kulit, hingga penyakit yang lebih serius, seperti kanker.
Penyebab Benjolan di Punggung
Benjolan di punggung tidak selalu berbahaya. Namun, jika benjolan berubah bentuk dengan cepat seperti: cepat membesar dan menimbulkan nyeri, maka Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.
Beberapa kondisi yang bisa menimbulkan benjolan di punggung antara lain:
1. Lipoma
Lipoma adalah sebuah benjolan di bawah kulit yang mengandung jaringan lemak. Selain tumbuhnya di punggung, lipoma juga bisa muncul di bagian tubuh lain, seperti leher dan bahu. Lipoma biasanya berkembang sangat lambat dan tidak berbahaya. Ciri-ciri benjolan ini juga lembut saat disentuh, tidak berwarna, dan umumnya tidak nyeri.
Benjolan lipoma dapat diangkat jika mengganggu penampilan atau menyebabkan nyeri di sekitar tubuh. Cara menghilangkannya adalah dengan cara operasi pengangkatan lipoma. Selain operasi, prosedur sedot lemak (sedot lemak) juga bisa dilakukan untuk mengangkat tumor jaringan lemak tersebut.
2. Keratosis seboroik
Keratosis seboroik terlihat seperti kutil atau bintik hitam pada kulit. Namun benjolan ini berbentuk bulat dan terasa kasar di kulit. Punggung, bahu, dan dada adalah area di mana kerotosis siborrhoid biasanya terjadi. Benjolan keratotik seboroik tidak berbahaya, tetapi terkadang dapat menyerupai kanker kulit. Oleh karena itu, diperlukan sebuah pemeriksaan biopsi yang lebih lannut agar bisa memastikan bahwa benjolan tersebut tidak bersifat kanker.
Umumnya, benjolan ini tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak memerlukan perawatan khusus. Hanya perlu mengangkat benjolan jika mengiritasi atau mengganggu penampilannya.
3. Dermatofibroma
Ini adalah benjolan di kulit yang biasanya muncul pada kaki, lengan, dan punggung atas. Benjolan ini cenderung berukuran kecil, berkisar antara 0,5 hingga 1 cm. Dermatofibroma bisa berwarna kemerahan, merah muda, atau coklat. Benjolan ini tidak menimbulkan rasa sakit dan biasanya tidak mengganggu.
Namun bila benjolan ini menggangu penampilan anda, maka dokter dapat mengangkatnya dengan operasi kecil atau menggunakan laser. Namun, selama ukurannya masih kecil dan tidak mengganggu, biasanya tidak diperlukan perawatan khusus.
4. Keratosis pilaris
Keratosis pilaris adalah Jenis benjolan di punggung dan biasanya benjolan ini tampak cokelat atau merah (seperti biang keringat) dan terasa kasar saat disentuh. Selain di punggung, keratosis pilaris juga bisa muncul di pipi dan bokong.
Terkadang benjolan keratosis pilaris bisa meradang kapan saja, terutama pada wanita hamil atau orang dengan kulit kering. Namun, biasanya keratosis pilaris tidak saja menimbulkan keluhan dan tidak memerlukan penanganan medis, kecuali jika benjolan tersebut dianggap mengganggu penampilan. Untuk menghilangkannya, Anda bisa mandi air hangat atau menggunakan krim yang mengandung bahan dari urea atau asam laktat.
5. Kista epidermoid
Kista epidermoid adalah benjolan jinak yang berkembang di bawah kulit. Kista seperti ini biasanya muncul karena penumpukan keratin, protein alami yang ditemukan di sel kulit.
Selain muncul sebagai benjolan di punggung, kista epidermoid juga bisa muncul di dada atau pada sekitar alat kelamin, atau area tubuh lainnya. Ciri khas kista epidermoid ini adalah berwarna gelap, tampak bulat, dan mengandung cairan berwarna putih seperti nanah. Saat terinfeksi, kista epidermoid akan memerah, mengeluarkan nanah, dan nyeri saat disentuh.
Dokter akan memberikan antibiotik jika kista terinfeksi. Jenis kista ini harus diangkat seluruhnya melalui pembedahan. Jika tidak, kista epidermoid bisa terbentuk kembali kapan saja.
Tidak perlu panik jika Anda menemukan benjolan di punggung Anda, karena sebagian besar benjolan tersebut tidak berbahaya. Namun, segera periksakan ke dokter jika benjolan yang anda rasakan di punggung terasa nyeri, mengganggu penampilan, atau cepat membesar dan berkembang biak. karena pemeriksaan dini bisa dilakukan langkah yang tepat tindakan apa yang harus diambil untuk benjolan tersebut.
Klik Next Untuk Membaca..